Jumat, 11 November 2011

Kenali Ciri-Ciri Pengembang Yang Nakal

Penting untuk mengetahui ciri-ciri pengembang properti yang nakal. Itu karena transaksi Anda dengan mereka tidak bernilai kecil (bahkan bisa jadi transaksi terbesar sepanjang hidup Anda).

Ketika Anda terjebak dengan pengembang yang nakal, bukan waktu saja yang mungkin terbuang, tapi juga uang.

Anda bisa mengenali pengembang nakal dengan melakukan investigasi sendiri dan investigasi di Internet, dengan membaca berbagai forum, mailing list, situs web berita, atau komentar-komentar di Facebook.

Berikut ini adalah ciri-ciri pengembang nakal.

* Pengembang tidak menyerahkan Perjanjian Pengikatan Jual-Beli (PPJB) setelah Anda menyetor uang tanda jadi (booking fee).
* PPJB tidak dapat dinegosiasikan dan uang tanda jadi tidak dapat dikembalikan.
* Proses pemesanan, pembangunan, dan proses lain tidak berjalan sesuai jadwal yang dijelaskan di awal.
* Pengembang tidak memiliki tim khusus untuk layanan pelanggan yang dapat menjelaskan atau menangani keluhan pelanggan.
* Spesifikasi bangunan tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal.

Beberapa hal lagi yang harus di ingat :

- Teliti surat-surat sebelum terjadi akad Jual Beli atau DP; IPT, IMB, sertifikat dll
- Cek langsung ke pemerintahan yang menangani legalisasi IMB apakah itu daerah hijau (pertanian) atau bukan karena IMB tidak akan turun jika lahan tuk pertanian
- Cek lokasi; air tanah, listrik, jalan, spek bangunan yg dicontohkan. Bawa rekan yang mengerti bangunan
- Bawa kuasa hukum sendiri. Jangan percaya sepenuhnya dengan Tim Khusus dari pengembang
- Tanyakan ke penghuni sebelumnya, tetangga perumahan, perihal pengembang. Protes bersama setelah jual beli akan percuma

"KALAU UANG SUDAH MASUK, MAKA AKAN SULIT DITARIK KEMBALI"

Ketika Anda sudah telanjur terjebak berurusan dengan pengembang nakal, sulit bagi Anda untuk menyelesaikan masalah. Ketika Anda sudah menyerahkan uang, apalagi cicilan sudah berjalan, pengembang sudah di atas angin. Saat perlu menyampaikan protes, ada baiknya bicara dengan pembeli rumah lain dan mengajak mereka bersama-sama mengajukan keluhan.

Sumber rumah.com

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...