Tampilkan postingan dengan label Artikel Property. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Property. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Alasan Mengapa Kita Harus Berinvestasi Di Properti

“The real attraction of owning an investment property lies in the fact that the tenant will be paying off your investment, which, as time goes by, will be increasing in value.” —Bradley J. Sugars—

Alasan mengapa kita perlu berinvestasi di Properti adalah karena properti produk yang sangat terbatas. Dalam Buku Pintar tertulis bahwa luas daratan bumi adalah 148.940.540 kilometer persegi. Kapan pun luas itu tentu tidak akan pernah bertambah. Maka tidak aneh bahwa lahan menjadi rebutan banyak pihak dan nilai properti terus meningkat mengikuti hukum ekonomi.

Terlindung dari inflasi

Berdasarkan pengalaman sejak dulu kala, nilai investasi properti tidak pernah turun. Paling tidak, selalu lebih tinggi daripada inflasi. Bahkan pada saat krisis ekonomi mendera Indonesia beberapa tahun silam, nilai properti melonjak tajam setelah krisis mereda.

Pada tahun 2008, ketika inflasi bergerak di atas 12 persen, rata-rata kenaikan harga properti lebih tinggi daripada angka inflasi itu. Bandingkan dengan deposito, misalnya. Bunga deposito sering kali lebih rendah daripada inflasi. Nilai uang di deposito bukannya bertambah, tetapi malah berkurang. Tepat apa yang dikatakan Robert T. Kiyosaki bahwa orang yang paling banyak memiliki deposito sebenarnya adalah orang yang miskin, karena setiap saat nilai uang yang di depositokannya bisa semakin terus berkurang.




Baca Artikel Terkait Tentang Menabung Pangkal Kemiskinan Hanya di Link Ini

Sabtu, 10 Desember 2011

Investasi Yang Bijaksana

Rekan2 SEMI PROPERTY, bila kita bertanya kepada setiap orang yang belum memiliki sebuah rumah, hampir semuanya dengan spontan mengatakan bahwa akan lebih baik bila mereka bisa memiliki rumah sendiri dibandingkan hanya sekadar menyewa. Alasannya bisa bermacam-macam. Saya di sini tidak ingin bicara tentang apa untung ruginya memiliki rumah sendiri dengan hanya menyewa saja. Karena sekali lagi, ada banyak sebab yang melatarbelakangi timbulnya keinginan untuk memiliki rumah sendiri.

Bagi Sebagian Orang, Punya Rumah adalah Impian

Jika ditinjau dari fungsinya, rumah semata-mata adalah tempat bernaung. Jangan lupa bahwa memiliki tempat untuk bernaung merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi seperti layaknya makanan dan pakaian. Kalau Anda butuh makan dan butuh pakaian, maka Anda juga perlu tempat untuk bernaung.

Bagi kebanyakan orang, memiliki rumah adalah suatu impian yang sudah ada dalam benak mereka sejak jauh-jauh hari, di mana seringkali impian itu terbentuk dari pengalaman hidup mereka. Mungkin saja seseorang yang di masa kecilnya tidak mempunyai halaman untuk bermain ingin sekali memiliki rumah dengan halaman yang luas. Di lain pihak, bagi orang yang kebetulan dilahirkan sebagai anak tunggal mungkin saja menginginkan rumah mungil yang asri dan nyaman.


MENGAPA KITA HARUS BERINVESTASI DI PROPERTY?
Time Value Of Money


Nilai beli uang mengalami penurunan terhadap waktu. Saat kakek nenek kita bekerja, pecahan uang yang digunakan masih terdapat 1 rupiah, tetapi saat ini pecahan 25 rupiah pun sudah sulit untuk didapat.

Bagaimana Cara Mengatasinya?
Dengan cara berinvestasi, Bagaimana agar uang yang kita miliki akan terus bertumbuh sehingga bisa dipertahankan daya belinya. Investasi bahkan bisa meningkatkan daya beli.


INGAT:
Hasil investasi tergantung horizon waktu. Semakin lama waktunya semakin terasa
perbedaan hasil investasinya.

Pilihan berinvestasi di PROPERTY adalah KECERDASAN

SEMI PROPERTY
mengeajak anda untuk menginvestasikan uang anda agar masa depan anda bisa terwujud dengan baik.

Senin, 05 Desember 2011

Tips Memilih Rumah Untuk Tempat Tinggal

Klik Disini u/ Memilih Rumah

 Banyak hal penting yang patut dipertimbangkan ketika anda memilih lokasi untuk tempat tinggal. Keamanan dan Kenyamanan, baik dalam rumah maupun lingkungan sekitar, tentu menjadi syarat yang sangat utama. Kalau bisa, jarak tempat tinggal ke tempat kerja tidak terlalu jauh.

Dalam mencari lokasi yang tepat pun, ada beberapa tips untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat, di antaranya adalah berikut ini.

Read More
Kondisi Jalan Utama. Jalan utama menjadi titik akses penting menuju ke rumah Anda. Jika kondisinya penuh lubang, atau sulit dijangkau karena terlalu sempit untuk kendaraan, ada baiknya Anda mempertimbangkan lokasi lain untuk tempat tinggal.

Pelayanan Air, Listrik, dan Telepon. Layanan-layanan tersebut adalah syarat kelengkapan rumah. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan-layanan tersebut bisa jadi faktor pertimbangan. Contohnya: Anda tentu tidak mau membeli rumah di daearh rawan mati listrik.

Kebersihan Lingkungan. Bersih pangkal sehat. Apabila lingkungan tempat Anda tinggal tidak bersih, maka kesehatan Anda dan keluarga pun terancam. Apalagi mengingat keluarga Anda akan menghabiskan waktu lebih banyak di lingkungan ini. Perhatikan kebersihan di lingkungan sekitar, termasuk jarak dari rumah ke tempat pembuangan sampah sementara. Lihat juga ke saluran got. Apa mampat?

Polusi. Jika tingkat polusi udaranya di atas ambang batas, kesehatan pun akan terancam. Bagaimana cara mengetahui status polusi di suatu daerah? Sayangnya tidak ada informasi spesifik mengenai hal ini. Tapi, jika lokasi rumah terlalu dekat dengan jalan raya, kemungkinan Anda terkena dampak polusi lebih besar. Selain polusi udara, polusi suara juga dapat mengganggu ketenangan hidup di rumah.

Penghijauan. Lokasi yang lebih banyak penghijauannya tentunya lebih menarik. Penghijauan, selain menjaga kualitas udara, juga memberikan relaksasi untuk mata.

Bebas Banjir. Bebas banjir menjadi salah satu kriteria terpenting dalam menentukan lokasi rumah. Rutinitas rumah tangga dipastikan terganggu jika tempat tinggal dilanda banjir: Transportasi menjadi sulit dan barang-barang berharga pun rusak karena terendam air. Karenanya, pilihlah lokasi tempat tinggal yang tidak rawan banjir.

Kemudahan Transportasi. Walaupun rumah di jalan raya atau dekat jalan raya mungkin lebih berpotensi untuk terkena polusi, namun hal ini juga berarti jarak antara rumah Anda ke pusat transportasi juga lebih dekat. Tempat tinggal yang dekat stasiun, misalnya, dapat memberikan kemudahan bertransportasi jika kendaraan bermotor Anda bermasalah, atau jalanan rumah anda terlanda banjir.

Strategis. Strategis memang hal yang cenderung subjektif. Anda dapat menentukan sendiri apakah tempat tinggal mudah dijangkau Anda sendiri dan orang lain, atau dekat dengan tempat yang sering Anda kunjungi. Lokasi strategis artinya Anda leluasa melakukan kegiatan-kegiatan dengan efisien dan waktu agar Anda tidak sering kehilangan waktu di perjalanan.

Fasilitas umum. Fasilitas umum dapat berupa rumah sakit, apotek, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, kantor pos, atau fasilitas lainnya yang akan membuat tempat tinggal Anda menjadi kota mandiri.

©RUMAH.COM Agustus 2011 

Minggu, 04 Desember 2011

Tips Memiliki Rumah Sejuk Walau Tanpa AC

Klik Disini Untuk Memilih Rumah
Kenyamanan, kesejukan rumah sebagai tempat tinggal merupakan harapan bagi semua keluarga. Bukan hal yang mustahil menciptakan rumah sejuk tanpa AC. Lebih hemat listrik dan ramah lingkungan. Simak beberapa kiatnya di sini.

Iklim tropis Indonesia yang cenderung panas, terlebih lagi di area perkotaan, membuat Air Conditioner (AC) menjadi kebutuhan. Rasanya mustahil memiliki rumah tinggal yang sejuk dan nyaman, tanpa kehadirannya.

Dengan berkembangnya isu lingkungan, seperti pemanasan global, pemakaian AC pun menjadi salah satu yang memberi dampak negatif. Terutama dalam hal penggunaan energi listrik. Mengapa tidak mulai sekarang kita kurangi bahkan hilangkan sama sekali penggunaan AC.

Inilah Tips membuat rumah sejuk tanpa AC :

Read More

1. Maksimalkan bukaan dan ventilasi
Untuk menciptakan rumah yang nyaman, sejuk, sekaligus sehat, aliran sirkulasi udara yang baik menjadi syarat mutlak. Sirkulasi udara yang seperti itu bisa didapat dengan menyediakan bukaan atau ventilasi yang cukup. Sehingga aliran udara masuk dan keluar, seimbang.

2. Minimalkan masuknya cahaya matahari siang
Di siang hari, saat matahari bersinar sangat terik, usahakan tidak terlalu banyak cahaya yang masuk. Pasalnya, cahaya matahari siang bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan suhu ruangan. Salah satu caranya, lengkapi jendela dengan window shade. Window shade akan membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk. Sehingga dapat meminimalisasi meningkatnya suhu ruangan.

3. Jarak plafon dengan lantai cukup tinggi
Jarak ideal plafon dan lantai adalah 2,75m-4m. Bahkan ada pula beberapa hunian meninggikan plafon hingga 6m, pada beberapa ruangan. Hal ini disebabkan, ketinggian plafon memberikan ruang yang cukup untuk perputaran dan pertukaran udara. Selain itu, ia juga bisa mengurangi panas ruangan, yang diakibatkan mengalirnya endapan panas dari ruang bawah atap ke dalam ruangan.

4. Gunakan material atap yang memantulkan panas
Panas yang ditimbulkan dari masuknya cahaya matahari, bukan hanya dari jendela, juga atap. Oleh sebab itu, pilih material atap yang dapat memantulkan panas. Genteng keramik misalnya. Atau bisa juga menambahkan material insulasi pemantul dan peredam panas.

5. Buat kolam atau taman di area dalam rumah (innercourt)
Kolam dan taman dapat membantu menurunkan suhu ruangan. Agar tidak membuat udara dalam ruangan menjadi lembap, usahakan tetap ada sinar matahari yang masuk ke dalam innercourt. Salah satu caranya dengan memberi bukaan yang cukup di bagian atap, misalnya. Dengan demikian tetap terjadi pertukaran udara yang baik, dari dalam ke luar dan sebaliknya.

Sumber: id.shvoong.com

Jumat, 11 November 2011

Kenali Ciri-Ciri Pengembang Yang Nakal

Penting untuk mengetahui ciri-ciri pengembang properti yang nakal. Itu karena transaksi Anda dengan mereka tidak bernilai kecil (bahkan bisa jadi transaksi terbesar sepanjang hidup Anda).

Ketika Anda terjebak dengan pengembang yang nakal, bukan waktu saja yang mungkin terbuang, tapi juga uang.

Anda bisa mengenali pengembang nakal dengan melakukan investigasi sendiri dan investigasi di Internet, dengan membaca berbagai forum, mailing list, situs web berita, atau komentar-komentar di Facebook.

Berikut ini adalah ciri-ciri pengembang nakal.

* Pengembang tidak menyerahkan Perjanjian Pengikatan Jual-Beli (PPJB) setelah Anda menyetor uang tanda jadi (booking fee).
* PPJB tidak dapat dinegosiasikan dan uang tanda jadi tidak dapat dikembalikan.
* Proses pemesanan, pembangunan, dan proses lain tidak berjalan sesuai jadwal yang dijelaskan di awal.
* Pengembang tidak memiliki tim khusus untuk layanan pelanggan yang dapat menjelaskan atau menangani keluhan pelanggan.
* Spesifikasi bangunan tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal.

Beberapa hal lagi yang harus di ingat :

- Teliti surat-surat sebelum terjadi akad Jual Beli atau DP; IPT, IMB, sertifikat dll
- Cek langsung ke pemerintahan yang menangani legalisasi IMB apakah itu daerah hijau (pertanian) atau bukan karena IMB tidak akan turun jika lahan tuk pertanian
- Cek lokasi; air tanah, listrik, jalan, spek bangunan yg dicontohkan. Bawa rekan yang mengerti bangunan
- Bawa kuasa hukum sendiri. Jangan percaya sepenuhnya dengan Tim Khusus dari pengembang
- Tanyakan ke penghuni sebelumnya, tetangga perumahan, perihal pengembang. Protes bersama setelah jual beli akan percuma

"KALAU UANG SUDAH MASUK, MAKA AKAN SULIT DITARIK KEMBALI"

Ketika Anda sudah telanjur terjebak berurusan dengan pengembang nakal, sulit bagi Anda untuk menyelesaikan masalah. Ketika Anda sudah menyerahkan uang, apalagi cicilan sudah berjalan, pengembang sudah di atas angin. Saat perlu menyampaikan protes, ada baiknya bicara dengan pembeli rumah lain dan mengajak mereka bersama-sama mengajukan keluhan.

Sumber rumah.com

Rabu, 09 November 2011

Tips Membeli Property Agar Produktif

1. Ketika anda ingin membeli rumah / property, apa tujuan anda membeli?
2. Apakah tujuannya : hanya untuk investasi, ingin ditinggali, sbg tabungan / asset, untuk warisan keluarga, atau yg lain?
3. Investasi ini jg msh dibagi lg : apakah untuk dijual lg, untuk hari tua, untuk diwariskan, capital gain/keuntungan berjangka atau apa?
4. Dgn memahami alasan tersebut anda bisa tahu jenis properti apa yg anda ingin mainkan! Apakah Property yang produktif, ekonomis, untuk rumah tinggal, untuk pasif income?
5. Dg mengetahui alasan tersebut, anda jg bs menyesuaikan bujet yg anda miliki,rencana kerja,lokasi dan cara mendapatkannya
6. Nah utk siang ini kita fokuskan pd Tips membeli rumah utk investasi! agar Mendapatkan keuntungan
7. Tips pertama adlh skli lg mengenali investasi jangka pajang atau pendek yg ingin anda mainkan?
8. Jangka pendek brarti berorientasi keuntungan sekali. Kerja jg sekali. Ini disebut dgn CapitalGain
9. Capital Gain Yaitu keuntungan dr selisih harga ambil dg harga jual. Tentunya kategori properti fast moving!
10. Jenis yg cepat jual adlh Ruko,Toko atau malah tanah(kalo msh ada) tp lokasi strategis atau tidak?


Di Jual Ruko di Warung Buncit - Mampang 
Hanya Rp 2.800.000.000 (Nego)

Dengan posisi yang sangat strategis sangat cocok untuk melakukan usaha karena Hanya 15 menit dari tol TB Simatupang, dan 15 Menit dari Tol Dalam kota.

Detail Property :
1. Alamat : Komplek Rukan Warung Buncit Mas Blok CC-5.
Mampang Prapatan No. 108 Warung Buncit Jakarta Selatan tepatnya Dibelakang KFC mampan
2. Sertifikat : Hak Milik
3. Luas Tanah : 86㎡
4. Hadap : Utara
5. Lantai : 4
6. Luas per lantai :
- Lantai 1 : 80㎡
- Lantai 2 : 75㎡
- Lantai 3 : 75㎡
- Lantai 4 : 65㎡
7. Kamar mandi : 3 (di lantai 1,2,3)
8. Kapasitas Listrik : 13.200
9. Air : Air PAM
10. Fasilitas : Tempat Parkir cukup utk 2 mobil di depan kantor, dan bisa beberapa mobil di kawasan Komplek Rukan.

Ruangan - ruangan pada setiap lantai bukan terbuat dari tembok yang permanen jadi masih bisa di edit sesuai dengan kebutuhan anda.




Rabu, 02 November 2011

Artikel : Investasi Tanah Lebih Menjanjikan

Dulu saya nggak begitu “ngeh” kenapa ya banyak orang yang memiliki uang, suka membeli tanah di mana-mana. Kemudian lama-lama saya sedikit mendapat jawaban dari omongan beberapa orang dan hasil dari membaca beberapa buku. Kesimpulannya adalah, Ternyata membeli tanah itu investasi yang paling menguntungkan dari pada produk-produk investasi lain.

Saya kasih contoh, misalkan saat ini kita punya uang, tapi uang itu 2 bulan lagi akan kita pakai untuk biaya nikah, beli mobil, atau apa kek yang sifatnya sebentar. Nah hal ini lebih cocok diterapkan untuk deposito.

Tapi kalau dalam jangka panjang, mending dipakai untuk membeli tanah karena Nilainya akan terus bertambah seiring Berkembangannya daerah tersebut. Apalagi kalau di daerah sekitarnya dibangun tempat-tempat publik, seperti rumah sakit, pertokoan, atau perkantoran, pasti harganya akan cepat melambung. Intinya, selama di daerah tanah yang kita beli itu tidak dibangun pemakaman atau tempat pembuangan sampah, nggak bakalan rugi.


Dijual Tanah di Pos Pengumben Lama Harga Rp 3.500.000,- / M2 (nego)

Luas Tanah 1300M2, Surat - surat masih Girik, Cocok untuk usaha & Letaknya Persis ada di pinggrir jalan raya.

Info Gambar




Jika Bapak / Ibu Benar - benar SERIUS untuk membeli lahan / tanah tersebut silahkan untuk membuat LOI terlebih dahulu lalu kemudian kami tunjukan data2nya dan kami antar survey.

Contoh Surat LOI


About Me

Adalah PROFESIONAL INDEPENDENT (PERSONAL - NON AGENCY).
Kami adalah pihak yang membantu Pemilik / Kuasa Jual untuk memasarkan berbagai macam jenis- jenis PROPERTI seperti Tanah / Lahan, SPBU, Rumah, Hotel, Gedung Perkantoran, dll.
Seluruh lahan yang kami infokan di blog ini dapat di pertanggungjawabkan (data valid).

Jika Lahan / Tanah yang dibutuhkan tidak ada di blog kami. Kami juga siap untuk membantu mencarikan lahan / tanah yang dibutuhkan oleh Bapak / Ibu khususnya wilayah Jakarta Selatan,  Jakarta Barat & Depok. Silahkan di info kriteria yang dibutuhkan kepada kami & Kami akan membantu semaksimal mungkin.

Jika Anda memiliki PROPERTI yang ingin di jual, kami pun siap bekerja sama untuk membantu memasarkannya sampai lahan atau properti tersebut terjual.

Kami selalu siap bekerja sama dengan siapapun untuk mencapai kesuksesan bersama secara jujur, terbuka dan adil.

Klik Disini

Sabtu, 22 Oktober 2011

Keuntungan Berinvestasi Di Properti Walaupun Dengan Menggunakan Uang Orang Lain

Investasi di property masih jadi pilihan utama kebanyakan orang, sebab orang beranggapan bahwa itu adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang. Secara umum investasi property dianggap lebih aman daripada jenis investasi lainnya. Sebabnya Anda menguasai atau mengelola sendiri investasinya, jadi Anda bisa mengendalikan hampir semuanya. Namun hal itu bukanlah satunya keuntungan berinvesatsi di property, karena yang paling menarik sebenarnya dari invesatsi di property ini memungkinkan Anda untuk menggunakan uang orang lain untuk mulai berinvestasi.

Kebanyakan produk investasi lain banyak dipengaruhi oleh faktor luar. Misalnya harga-harga di bursa saham bisa naik turun dengan cepat bahkan signifikan karena isu atau gossip seputar politik, kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi ekonomi, atau seperti obligasi yang harganya turun saat angka inflasi dan suku bunga naik. Dibandingkan property yang walaupun juga terpengaruh faktor luar, namun perubahannya tidak terlalu cepat, misalnya harga rumah tentunya tidak bisa berubah begitu saja dalam sehari tetapi butuh tahunan.


Rumah Klik Disini
Dengan berinvestasi ke property, Anda mempunyai kesempatan untuk mendapatkan hasil return investasi yang besar. Jika Anda lihat Donald Trump pengusuha property dari Amerika atau Ir. Ciputra dari Indonesia, mereka kaya raya dari bisnis property. Bank juga memiliki property, jika kita perhatikan gedung kantor pusat bertingkat tinggi yang megah, belum lagi puluhan jumlah kantor cabangnya

Banyak cara untuk berinvestasi ke property. Anda bisa memulainya dengan membeli rumah tinggal, ruko, membangun rumah sewaan, bangunan komersial lainnya atau tanah kosong. Dari semua pilihan ini, membeli dan menjual rumah sewaan lebih baik dipilih bagi mereka yang baru akan mulai berinvestasi di property, kemudian sedikit-sedikit menabung dari hasil sewa untuk diinvestasikan kembali..Jika Anda perhatikan banyak orang tertarik untuk membuat rumah sewaan, sebab dengan menjadi induk semang memungkinkan Anda memiliki harta yang bisa Anda kontrol sendiri, kemudian menjualnya nanti. Kabar baiknya Anda tidak memerlukan uang banyak untuk memulai investasi Anda di property.

Penting sekali memahami mengapa property seringkali menjadi pilihan utama orang untuk mengembangkan harta kekayaannya, alasannya bukannya karena property tidak berisiko. Seperti investasi lainnya di property juga mempunyai kendala misalnya para penyewa yang telat membayar sewa rumah, pindah tanpa memberitahu, bangunan yang rusak, kesulitan apapun bisa terjadi. Intinya jika Anda bersedia repot dengan urusan semacam ini, maka investasi di property memang untuk Anda.


Investasi Tanah Klik Disini
Salah satu hal yang paling menarik dari investasi di property adalah bahwa sistemnya dibuat sedemikian rupa sehingga memungkinkan Anda untuk menggunakan uang orang lain untuk membiayai investasi Anda. Ini adalah salah satu konsep terpenting yang membuat property bisa menjadikan Anda lebih kaya dibandingkan investasi lainnya.

Pada jenis investasi lain maka besarnya jumlah investasinya sangat ditentukan dari seberapa banyak Anda bersedia dan mampu membayarnya dengan tunai. Jadi untuk membeli investasi lain Anda barus membayarnya tunai dengan asumsi menggunakan uang Anda sendiri. Kita ambil saja contohnya investasi di pasar modal. Untuk membeli saham maka Anda harus membayar tunai seluruhnya dari kesuluruhan transaksinya, kecuali Anda melakukan margin trading yang sebenarnya sangat berisiko. Begitu juga investasi di obligasi, reksadana, deposito dan tabungan di bank, bahka emas dan barang koleksi yang bernilai seni, semuanya mensyaratkan pembayaran tunai seluruhnya.

Investasi di property tidak demikian, Anda bisa saja membayar sebesar uang muka rumahnya sebesar 10% sampai dengan 30% dari harga rumahnya dalam rangka untuk memiliki barangnya kemudian sisanya bisa dibiayai dari pinjaman ke bank. Jangankan bank, bahkan developernya sendiripun mau memberikan keringanan pembayaran cicilan untuk pembayaran uang muka pembelian barangnya.

Kesempatan untuk menggunakan uang orang lain terwujud dalam bentuk pembiayaan ini disebut dengan istilah leverage, atau kemampuan dalam melipatgandakan sesuatu. Contohnya, dihari pertama Anda berhasil mendapatkan kredit rumah dengan pembayaran uang muka sebesar Rp 30 juta, maka dihari itu pula aset tunai Anda langsung bertambah menjadi Rp 100 juta. Dengan menggunakan pembiayaan maka investasi rumah bisa berlipat ganda dengan dua cara. Pertama, semakin banyak uang yang diinvestasikan maka semakin besar uang orang lain atau pembiayaan yang bisa Anda dapatkan, misalnya dengan uang Rp 30 juta, maka Anda hanya bisa membeli saham sampai sebesar Rp 30 juta. Namun dengan jumlah uang yang sama jika diinvestasikan ke dalam property, maka Anda bisa membeli rumah seharga Rp 100 juta. Dimana Anda membayar uang muka rumah sebasar Rp 30 juta, kemudian bank membiayai sisanya sebesar Rp 70 juta, selanjutnya Anda menjadi pemilik sebuah bangunan seharga Rp 100 juta. Bukankah jumlah tersebut lebih dari 3 kalinya atau 300% berlipat ganda ? Luar biasa.


Menggunakan uang orang lain atau menggunakan pembiayaan merupakan salah satu saja dari kemudahan yang bisa dimanfaatkan dakam berinvestasi ke property. Namun selain itu masih banyak keuntungan investasi di property yang membuatnya sangat menarik di bandingkan investasi lainya.

Arus Kas, “Cash Flow“,
Arus kas adalah uang yang Anda terima secara rutin atas uang yang Anda tanamkan dalam suatu investasi. misalnya bunga tabungan dan deposito adalah arus kas karena memberikan pendapatan untuk Anda. Dalam property, uang sewa bisa menjadi pemasukan atau arus kas untuk Anda. Semakin banyak bangunan yang bisa Anda sewakan maka semakin besar pula arus kas Anda.


Nilai kepemilikan atau hak Anda terhadap investasi property yang dibiayai dari konsep menggunakan uang orang lain tadi akan meningkat, jauh melebihi hutang atau kewajiban Anda. Hak kepemilikan seseorang dalam suatu investasi ini dikenal dengan istilah equity. Contohnya jika pembelian investasi property Anda sebesar Rp 100 juta, yang dibiayai oleh bank Rp 70 juta, sisanya yang Rp 30 juta memakai uang Anda sendiri. Maka hak kepemilikan Anda terhadap investasi senilai Rp 100 juta tadi adalah sebesar Rp 30 juta atau 30%nya. Hak kepemilikan akan bertambah nilainya karena adanya pembayaran cicilan hutang yang mengurangi kewajiban. Selain itu hak kepemilikan Anda juga bertambah karena nilai propertinya naik. Nilai property Anda akan naik disebabkan inflasi yang membuat harga barang dan jasa mengalami kenaikan termasuk property. Akibat inflasi ini bukan cuma nilai propertinya yang naik tetapi juga Anda mempunyai kesempatan untuk menaikkan arus kas atau pendapatan rutin Anda dengan cara menaikkan uang sewa rumah sejalan dengan inflasi tadi. Kenaikan nilai property ini bahkan bisa menaikkan kekuatan meminjam Anda. Bank biasanya dengan senang hati memberikan pinjaman tambahan berdasarkan kenaikan harga agunannya atau propertinya. Anda bisa mengunakan uang ini untuk melunasi saldo hutang yang lama, dan sisa uang dari pinjaman tersebut bisa masuk kantong Anda. Kemudian untuk cicilan pinjaman baru sesuaikanlah dengan pemasukan uang sewa.
Kesempatan untuk membangun bangunan yang lebih besar lagi, setelah Anda berhasil melunasi hutangnya, Anda akan mempunyai lebih banyak uang untuk dialokasikan, misalnya untuk membuat property yang sudah ada menjadi lebih besar lagi. Banyak investasi property dimulai dari sebuah bangunan kecil, tetapi karena ada pendapatan dari sewa yang bisa mencover cicilan hutang bulanan, maka membuat propertinya menjadi bangunan lebih besar menjadi sangat mungkin.


Bagian paling sulit dari semua bisnis adalah mendapatkan uang untuk membiayai bisnis tersebut. Orang bahkan masih sangat sulit untuk meminjam kredit usaha dari bank untuk memulai usaha. Bank biasanya hanya mau memberikan pinjaman hanya kepada bisnis yang sudah berjalan 2 tahun. Hal ini tidak berlaku saat Anda mau meminjam uang ke bank untuk membeli rumah. Tidak peduli apakah Anda baru membeli rumah untuk pertama kalinya atau untuk yang kesekian kalinya, kredit rumah bisa diberikan oleh bank untuk pembelian rumah yang ke berapapun. Selain itu dari sisi bank kredit rumah juga dianggap sebagai jenis kredit yang risikonya paling rendah.

Sebab besarnya cicilan kredit rumah disesuaikan dengan penghasilan Anda, dengan demkian bank berasumsi bahwa debiturnya sudah mempunyai penghasilan yang stabil yang bisa digunakan untuk membayar cicilan bulanan. Kemudian dilihat dari segi jaminanya yaitu bangunan itu sendiri, yang kita ketahui terus mengalami kenaikan harga, maka tidak heran kalau jaminannya umumnya bisa mengcover hutangnya.


Walaupun ada kesempatan menggunakan pinjaman untuk membiayai investasi property Anda, bukan berarti Anda menjadi lengah. Investasi di property tetap membutuhkan komitmen penggunaan uang dan waktu. Jadi melakukan riset dan menetapkan rencana sebelum berinvestasi di property sangatlah penting. Karena langkah paling awal dan paling penting begitu Anda memutuskan untuk berinvestasi ke property adalah mempelajari segala sesuatunya tentang property sebanyak yang Anda bisa.

Terus belajar, ada banyak sumber informasi yang bisa Anda dapat untuk belajar tentang investasi property misalnya dari buku – buku, kursus, seminar, juga internet dan lain-lain. Untuk mengenal bisnis property Anda juga bisa mengambil kerja paruh waktu sebagai broker property. Keuntungannya, selain Anda bisa mempraktekkan apa yang Anda pelajari dari berbagai sumber informasi tadi, Anda juga bisa mendapatkan komisi penjualan dari property yang Anda jual. Belum lagi kesempatan untuk membangun jaringan atau network yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk membantu bisnis property Anda nanti. Melakukan riset terlebih dahulu akan membuat Anda “awas” terhadap risiko atau problem-problem yang mungkin timbul berkenaan dengan kepemilikan property misalnya bisa terjadi masalah dengan para penyewa, biaya-biaya perawatan bangunan.

Bekerja samalah dengan agen penjual rumah atau broker property, setelah Anda membekali diri Anda dengan informasi yang memadai tentang bisnis property maka selanjutnya carilah seorang agen penjual rumah atau broker property yang bersedia membantu Anda memahami lebih jauh tentang bisnis property. Carilah agen penjual yang sudah berpengalaman minimal 2 tahun, biasanya mereka sudah jauh lebih menguasai bisnis property. Sebaiknya Anda mencari agen penjual rumah yang bekerja fulltime daripada partime, sebab dikhatirkan mereka tidak bisa memenuhi Riset mengenai suku bunga, kenaikan harga property, harga sewa,jika Anda mau menggunakan pembiayaan dari bank maka bandingkanlah suku bunga kredit bank yang satu dengan yang lain dan carilah yang paling kompetitif. Kemudian juga mengenai asumsi kenaikan harga propertinya sehingga Anda bisa menentukan kira-kira berapa harga jualnya suatu saat nanti. Jangan lupa jika Anda ingin mendapatkan pemdapatan dari sewa ruamh, maka sebelum menentukan harga sewa carilah informasi mengenai harga sewa rumah yang pantas untuk daerah tersebut yang disesuaikan dengan kondisi bangunannya.



Setelah Anda berketetapan hati untuk berinvestasi di property, maka selanjutnya Anda tinggal menetapkan tujuan dari investasi property Anda secara spesifik dan terukur. Misalnya Anda ingin mendapatkan uang Rp 100 juta yang Anda tanamkan dalam investasi property e atau pembelian property bisa menjadi Rp 1 M dalam 10 tahun. Setelah Anda menetapkan tujuan barulah Anda bisa menentukan jenis property apa yang cocok untuk mencapai tujuan tersebut, apakah perumahan, bangunan komersial.. Hitunglah berapa banyak jumlah uang yang dibutuhkan untuk nvestasi tersebut, kondisi pasar propertinya, kemudian jumlah uang sewa yang bisa Anda harapkan, juga berapa banyak bangunan yang bisa Anda beli. Dengan melakukan riset seperti dianjurkan diatas, maka Anda bisa memperkirakan berapa banyak uang yang mesti Anda sediakan dan berapa hasil investasi yang bisa diharapkan untuk terus berkembang. Anda bahkan bisa perkirakan berapa lama property tersebut harus Anda tahan sebelum menjualnya. Dengan membuat tujuan keuangannya akan memberikan Anda semacam pedoman untuk memulai bisnis baru Anda, mengambil tindakan-tindakan yang perlu, melakukan antisipasi risiko, kemudian melakukan investasinya.


Rabu, 19 Oktober 2011

Tips PERSIAPAN MEMBELI RUMAH Ala Safir Senduk

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 695/XIV

Rini baru saja menidurkan Adit putranya yang berusia 3 tahun, ketika suaminya Indra, menghampirinya dan berkata, "Ma, aku rasa sudah waktunya kita punya rumah sendiri."

Ah, bertahun-tahun rasanya kalimat itu sangat diharapkan Rini keluar dari mulut suaminya. Betapa tidak, setelah 5 tahun perkawinan mereka, Indra tidak pernah benar-benar menyatakan berniat untuk memiliki rumah. Sampai saat ini mereka memang masih tinggal bersama orang tua Indra. Walaupun mertuanya sangat menyayanginya, sebetulnya Rini lebih senang jika bisa tinggal di rumah sendiri. Lagi pula Adit yang selama ini tidur bersama mereka, sepertinya sudah mulai pantas untuk punya kamar sendiri.

Pembaca, bila kita bertanya kepada setiap orang yang belum memiliki rumah, hampir semuanya spontan mengatakan bahwa akan lebih baik bila mereka bisa memiliki rumah sendiri dibanding sekadar menyewa. Alasannya bisa bermacam-macam. Saya di sini tidak ingin bicara tentang apa untung ruginya memiliki rumah sendiri dengan hanya menyewa saja. Karena sekali lagi, ada banyak sebab yang melatarbelakangi timbulnya keinginan untuk memiliki rumah sendiri.

Oke, keinginan, sih, keinginan. Tapi saya rasa tidak semua dari Anda punya cukup uang, kan, untuk bisa memenuhi keinginan tersebut? Ini karena kondisi keuangan masing-masing dari Anda berbeda-beda. Tidak jadi masalah bagi Anda yang pada saat ini sudah memiliki dana yang cukup untuk bisa membeli rumah. Tapi bagaimana bagi Anda yang belum memiliki dana yang cukup pada saat ini?

Kapankah Saat yang Tepat untuk kita bisa membeli sebuah Rumah?


Spoiler
Bagi Anda yang pada saat ini belum memiliki rumah, kapan sih saat yang tepat bagi Anda untuk membelinya? Sebetulnya tidak ada jawaban yang pasti. Sejumlah peristiwa yang terjadi dalam kehidupan Anda mungkin adalah pertanda bahwa sudah saatnya bagi Anda untuk membeli sebuah rumah. Misalnya saja, rencana menikah atau bertambahnya anggota keluarga mungkin merupakan suatu pertanda bahwa Anda mungkin sudah harus memiliki rumah sendiri.

Perhatikan bahwa membeli rumah, baik bagi yang baru pertama kali maupun bagi yang sudah beberapa kalinya, selalu merupakan suatu keputusan penting yang perlu pemikiran matang. Iya dong, karena dengan membeli rumah, maka Anda mungkin harus memiliki suatu komitmen jangka panjang. Kalau nanti rumah Anda rusak-rusak pada tahun kelima, ketujuh atau kesembilan, Anda kan tetap harus keluar uang untuk memperbaikinya kan? Itulah yang dimaksud dengan komitmen jangka panjang, yaitu bahwa apa pun yang terjadi dengan rumah itu, selama rumah itu adalah milik Anda, maka Anda harus merawatnya.

Bagi Anda yang membeli rumah secara kredit, maka Anda mungkin harus membayar cicilan rumah dengan jangka waktu yang bervariasi, mulai dari satu, tiga, lima, hingga 15 tahun lamanya. Belum lagi Anda juga harus membayar biaya-biaya lain yang mungkin muncul di tengah jalan, seperti perawatan rumah, renovasi, perluasan, dan lain-lain sehingga dalam perjalanannya nanti rumah Anda mungkin akan terus menyesuaikan diri dengan gaya hidup Anda sekeluarga.


Bagi Sebagian Orang, Punya Rumah adalah Impian


Spoiler
Jika ditinjau dari fungsinya, rumah semata-mata adalah tempat bernaung. Jangan lupa bahwa memiliki tempat untuk bernaung merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi seperti layaknya makanan dan pakaian. Kalau Anda butuh makan dan butuh pakaian, maka Anda juga perlu tempat untuk bernaung.

Bagi kebanyakan orang, memiliki rumah adalah suatu impian yang sudah ada dalam benak mereka sejak jauh-jauh hari, di mana seringkali impian itu terbentuk dari pengalaman hidup mereka. Mungkin saja seseorang yang di masa kecilnya tidak mempunyai halaman untuk bermain ingin sekali memiliki rumah dengan halaman yang luas. Di lain pihak, bagi orang yang kebetulan dilahirkan sebagai anak tunggal mungkin saja menginginkan rumah mungil yang asri dan nyaman.

Karena itu, tidak ada rumusan yang tepat ketika berbicara tentang seperti apa rumah idaman itu, karena rumah dengan model seperti ini mungkin cocok untuk orang dengan tipe ini tetapi belum tentu cocok untuk orang dengan tipe itu.

Namun demikian, terkadang kita dihadapkan pada kenyataan bahwa secara ekonomi kita belum mampu memiliki rumah, tidak peduli bahwa kebutuhan untuk punya rumah sendiri mungkin sudah sangat mendesak sekalipun. Belum lagi ditambah dengan adanya keinginan kuat untuk mewujudkan rumah idaman dengan model ini atau itu.

Yang pasti, ketika Anda sudah memutuskan untuk membeli rumah, maka selalu ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, seperti kondisi ekonomi, kecenderungan turun naiknya harga rumah, bunga kredit bank dan ­ yang paling penting ­ kondisi keuangan Anda. Sudah cukup amankah penghasilan Anda? Berapa jumlah tabungan Anda saat ini? Berapa jumlah pengeluaran rutin Anda? Dan lain sebagainya dan lain sebagainya.


Pada tulisan kali ini, saya akan membahas tentang langkah-langkah persiapan apa yang harus Anda lakukan bila Anda memutuskan untuk membeli rumah:

1. Putuskan rumah seperti apa yang Anda inginkan dan cobalah mencarinya

Spoiler
Ada baiknya bila Anda terlebih dahulu mengambil kertas dan menuliskan apa yang sebetulnya menjadi kebutuhan Anda yang bisa dipenuhi dalam rumah itu, seperti berapa jumlah kamar yang Anda inginkan? Berapa jumlah kamar mandinya? Sebesar apa halamannya? Haruskah rumah itu memiliki garasi? Seperti apa kondisi atap yang Anda inginkan?

Setelah itu, coba tuliskan juga fasilitas-fasilitas umum macam apa yang Anda inginkan disekitar rumah Anda, apakah rumah Anda harus berada di pinggir jalan raya? Apakah Anda ingin agar rumah Anda dekat dengan rumah ibadah? Atau apakah Anda ingin agar ada sekolah di dekat rumah Anda?

Setelah menuliskannya, tiba waktunya bagi Anda untuk mulai mencari rumah yang memenuhi ­ atau paling tidak mendekati ­ keinginan Anda. Mungkin ada baiknya bila Anda datang ke berbagai pameran rumah karena disana Anda bisa mendapatkan banyak sekali informasi rumah dari para sales yang siap membantu Anda. Ditambah lagi, di pameran biasanya juga ditawarkan potongan harga yang cukup besar.

Tentu saja, sebaiknya Anda tidak langsung percaya pada gambaran kondisi rumah yang tertera pada brosur penjualan atau maket di pameran tersebut, karena dalam prakteknya seringkali kenyataannya berbeda dengan apa yang ada di lapangan. Apa yang harus Anda lakukan adalah dengan datang ke lokasi dan melihatnya sendiri. Malah kalau perlu, buat sejumlah foto dari rumah-rumah tersebut pada saat kunjungan agar bisa Anda pelajari sendiri foto-foto tersebut di rumah.

Lihatlah beberapa rumah sekaligus, karena makin banyak kemungkinan yang Anda lihat akan makin baik. Bandingkan satu dengan yang lain, sehingga dari situ Anda akan memiliki gambaran tentang rumah mana yang terbaik untuk Anda.

Lihat berapa harga rumah dan berapa jumlah yang harus Anda bayar untuk bisa membelinya

Kita anggap saja Anda sudah tahu tentang rumah mana yang Anda inginkan. Setelah itu, tanyakan berapa harganya. Jangan kaget kalau harganya mahal, karena rumah sebetulnya adalah salah satu pembelian terbesar yang mungkin pernah Anda lakukan dalam hidup Anda.

Oh ya, kadang-kadang mungkin ada biaya-biaya lain juga lho yang harus Anda bayar. Contohnya seperti Biaya Pemesanan (booking fee), Akte Jual Beli, Biaya Balik Nama Serfikat, Biaya Jasa Notaris dan lain sebagainya. Jadi sebetulnya, tidak hanya harga rumah itu saja yang harus Anda bayar, tetapi ada biaya-biaya lain juga yang harus Anda antisipasi sehingga dari sini Anda bisa menghitung berapa jumlah keseluruhan yang harus Anda bayar untuk bisa mendapatkan rumah yang Anda inginkan.


2. Hitung berapa jumlah dana yang Anda miliki saat ini

Setelah tadi Anda melihat rumah yang Anda inginkan dan menanyakan harganya, sekarang cobalah menghitung berapa jumlah dana yang Anda miliki pada saat ini. Dana tersebut bisa berasal dari tabungan, deposito atau dari koleksi investasi Anda yang lain. Kemudian, barulah kita masuk ke langkah berikut

3. Putuskan apakah Anda akan membeli secara tunai atau kredit

Anda sudah menghitung berapa jumlah dana yang Anda miliki pada saat ini. Dari situ, sekarang pertanyaannya adalah: apakah dana Anda cukup untuk bisa membeli rumah tersebut secara tunai? Kalau ya, bagus. Anda mungkin bisa langsung membeli rumah tersebut dan persoalannya selesai. Bagaimana bila Anda tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah tersebut secara tunai? Jelas Anda harus ambil kredit.

Kalau Anda datang ke bank, maka bank biasanya memiliki produk kredit yang bisa dimanfaatkan untuk membeli rumah. Nama produk ini adalah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Untuk bisa mengambil KPR, maka bank biasanya tidak akan mau membayari rumah Anda 100%. Mereka hanya akan membayari rumah Anda sekitar 70% dari harga rumah, sisanya yang 30% harus Anda bayar sendiri dari kantong Anda. Bagaimana caranya? Kalau harga rumah yang Anda inginkan adalah Rp 100 juta, maka Anda harus membayar dulu 30%-nya dari kantong Anda (dalam contoh ini berarti Rp 30 juta). Setelah itu, barulah bank akan melunasi sisanya yang 70% (yaitu Rp 70 juta). Di sini, jumlah 30% yang Anda bayar dianggap oleh bank sebagai Uang Muka (Down Payment = DP)

4. SIAPKAN DANANYA

Spoiler
Sekarang, bagaimana kalau dana yang Anda miliki tidak cukup untuk bisa membayar Uang Muka yang 30% itu? Boro-boro bisa bayar yang 30 %, wong untuk bayar 10 %-nya saja enggak cukup Gimana dong kalau begitu?

Bila demikian, maka Anda mungkin harus menabung secara rutin untuk bisa mengumpulkan uang muka tersebut. Sebagai contoh, kalau harga rumah yang Anda inginkan adalah Rp 100 juta, 30 %-nya berarti Rp 30 juta. Nah, kalau dana Anda saat ini cuma Rp 5 juta, ini berarti Anda harus menabung untuk bisa mengumpulkan sisanya yang Rp 25 juta.

Di lain pihak, bisa saja Anda menabung bukan untuk membayar Uang Muka, tetapi untuk membayar rumah tersebut secara tunai 100 %. Walaupun mungkin hal ini bisa memakan waktu lama, tetapi dengan demikian Anda tidak perlu ambil kredit lagi kan? Dalam contoh di atas, ini berarti Anda harus menabung sampai bisa mengumpulkan Rp 100 juta dalam rekening Anda agar bisa membeli rumah tersebut secara tunai.

Tapi awas, jangan lupa untuk memasukkan unsur inflasi dalam perhitungan Anda. Artinya, harga rumah pada saat ini adalah Rp 100 juta. Anda lalu memutuskan untuk menabung selama satu tahun agar dana Rp 100 juta tadi bisa terkumpul. Tapi, mungkin saja setelah satu tahun harga rumah tersebut sudah naik sekitar sepuluh, duapuluh, atau tiga puluh persen. Jadi, jumlah yang harus Anda tabung bukan lagi Rp 100 juta, tetapi sebaiknya ­ mungkin - sekitar Rp 130 juta.

Pada nomor mendatang, kita akan membahas tentang strategi apa yang harus Anda tempuh bila Anda ingin membeli rumah melalui jalur kredit. Kasarnya, bagaimana strateginya agar Permohonan KPR Anda bisa diterima oleh bank.


5. TAWAR, TAWAR, TAWAR


Spoiler
Bila Anda membeli rumah dari pengembang (developer), maka rumah tersebut biasanya masih baru, berada di kompleks perumahan dan belum pernah ditempati sama sekali. Untuk rumah seperti ini, biasanya harga yang ditawarkan pengembang adalah harga pas.

Namun demikian, Anda bisa juga tidak membeli rumah dari pengembang, tetapi dari orang yang sudah menempati rumah tersebut. Jadi, istilahnya adalah rumah bekas. Nah, untuk rumah seperti ini biasanya harga yang ditawarkan masih bisa dinegosiasikan. Karena itu, ada beberapa informasi yang sebaiknya Anda dapat sehingga Anda bisa lebih siap dalam melakukan tawar menawar harga dengan si penjual:

Cek apakah harga rumah yang ditawarkan penjual kurang lebih sama dengan harga rumah lain dengan kondisi yang sama dan di lokasi yang sama. Bila harga rumah di tempat lain tersebut lebih rendah, Anda mungkin bisa meminta si penjual menurunkan harganya.

Cek juga kondisi rumah tersebut, apakah rumah itu memiliki sejumlah kerusakan yang ­ tidak bisa tidak ­ harus diperbaiki oleh Anda sebagai pemilik barunya nanti. Semakin banyak kerusakannya, posisi tawar menawar Anda bisa lebih kuat karena Anda bisa meminta si penjual menurunkan harga rumahnya.

Cek juga sudah berapa lama rumah tersebut ditawarkan untuk dijual. Jika rumah itu sudah ditawarkan dalam waktu yang cukup lama, maka si penjual mungkin akan makin ingin menjual rumahnya dan mau menerima tawaran harga yang lebih rendah.



Jumat, 23 September 2011

Memulai Bisnis Menjadi Developer Property Yuukk ...???

Keraguan memulai bisnis atau usaha sering menghinggapi banyak orang. Meskipun sudah banyak buku motivasi bisnis dibaca, puluhan seminar diikuti, tidak menjamin seseorang berani memulai bisnis. Seakan-akan memulai bisnis merupakan sesuatu yang amat sakral sehingga perlu persiapan yang sangat sempurna.

Saat ini saya sedang mencari Investor/ Developer untuk Kerjasama Pembangunan Perumahan seluas 500.000 m2 (50 Ha) di Cibodas Bandung

1. Program : Proyek Pembangunan Perumahan Sederhana

2. Lokasi : Desa Cibodas Kec. Kuta Waringin Kabupaten Bandung
0,5 km dari pusat OlahRaga Stadion Jalak Harupat
1 km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung

3. Luas Lahan 50 Ha (500.000 m2)
Lahan Peruntukan Rumah : 300.000 m2 (60%)
Lahan Peruntukan Fasilitas dll : 200.000 m2 (40%)

4. Type Rumah : 22/60 , 36/72 , 45/90
Type 22/60 : 2.500 Unit
Type 36/72 : 1.250 Unit
Type 45/90 : 666 Unit

5. Target Konsumen : Pegawai Bank Jabar, PNS, BUMN, Guru/Dosen, Masyarakat Umum Kabupaten Bandung dan Kota Madya Bandung.

6. Proyeksi Bisnis
Pendapatan Penjualan Rumah          : Rp. 313.137.000.000
Besarnya Investasi Pengeluaran       :  Rp. 225.809.200.000
Keuntungan sblm bunga dan pajak  :  Rp.   87.327.800.000

7. Fasilitas
Sudah ada Fasilitas disekitar lahan yaitu : Jalan Besar/Umum, Sekolah, Perguruan Tinggi, Rumah Sakit, Supermarket, Pasar Tradisional, Polsek, Transportasi (Angkot), Gardu PLN,

8. Ada 3 Tol dalam Tahap Pembangunan di bandung, yg melintasi sekitar areal tsbt yaitu:
Tol Soreng- Pasirkoja (Sorojo)

9. Seluruh Objek Tanah tersebut bener-bener Hak Milik Adat
Tidak ada sengketa baik batas maupun statusnya
Tidak dipakai jaminan kepada Bank atau Pihak Lain yang mengikat

10. Surat Pembebasan tanah sudah selesai dan ada IZIN pemda setempat.

Hanya Investor/ developer serius yang kami dilayani

Sistem pembagian dan kerja sama akan dibicarakan lebih lanjut.

Informasi selanjutnya Hubungi :

Boss Gun
0857-10272813
0852-17223280


Artikel Terkait

Rabu, 15 Juni 2011

Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Uang, Tanpa KPR, Tanpa Perlu Menunggu Harga Miring

Sudahkah Anda memiliki properti minimal sejumlah anak Anda, tanpa mengandalkan orang tua, mertua, atau utang? Kalau belum, coba tes diri Anda. Kalau jumlah anak anda dua, berapa seharusnya jumlah minimal properti Anda? Mestinya tiga unit. Nah, jika jumlah anak Anda tiga, Anda seharusnya punya empat unit. Sudahkah Anda seperti demikian?

Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidupnya sebenarnya sudah game over, karena usianya 40 tahun dan 50 tahun rumahnya cuma satu atau usia 60 tahun rumahnya cuma dua. Padahal, jika memiliki dua anak, minimal memiliki tiga rumah. Sudah 10 tahun bekerja, namun tidak bisa membeli 10 properti. Jangankan beli 10, beli 3 saja tidak mampu. Jangankan beli tiga, beli jadi beli satu rumah saja belum lunas.

... Read More

Cara Benar Beli Property Tanpa Uang

Bapak/ibu, pernahkah anda memikirkan apa yang akan terjadi berapa tahun akan datang pada keluarga anda? Apakah anda semua akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik atau malahan makin terpuruk pada kehidupan yang semakin menyedihkan? Tidakah anda ingin memberikan yang paling baik kepada keluarga anda? Mempersiapkan pendidikan yang terbaik buat anak2 anda? Fasilitas kesehatan yang terbaik? Sandang pangan yang terbaik? Dan yang paling penting adalah tempat tinggal yang terbaik?

Sudahkah anda mempersiapkan itu semua?? Tidakah anda menginginkan sebuah keluarga yang harmonis dimulai dari tempat tinggal yang layak? Mungkin anda sudah berkeinginan, mungkin anda sudah berangan angan tetapi anda tidak pernah tahu bagaimana caranya atau tahu dari mana uangnya? Rumah impian ada, akan tetapi bagaimana anda bisa mendapatkan itu semua dengan kondisi anda sekarang?

Sekarang ada solusinya, sebuah ilmu baru "BELI PROPERTY TANPA UANG"

... Read More

Selasa, 14 Juni 2011

Bijak Dalam Berinvestasi

Rekan2 SEMI PROPERTY, bila kita bertanya kepada setiap orang yang belum memiliki sebuah rumah, hampir semuanya dengan spontan mengatakan bahwa akan lebih baik bila mereka bisa memiliki rumah sendiri dibandingkan hanya sekadar menyewa. Alasannya bisa bermacam-macam. Saya di sini tidak ingin bicara tentang apa untung ruginya memiliki rumah sendiri dengan hanya menyewa saja. Karena sekali lagi, ada banyak sebab yang melatarbelakangi timbulnya keinginan untuk memiliki rumah sendiri.

Bagi Sebagian Orang, Punya Rumah adalah Impian

Jika ditinjau dari fungsinya, rumah semata-mata adalah tempat bernaung. Jangan lupa bahwa memiliki tempat untuk bernaung merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi seperti layaknya makanan dan pakaian. Kalau Anda butuh makan dan butuh pakaian, maka Anda juga perlu tempat untuk bernaung.

Bagi kebanyakan orang, memiliki rumah adalah suatu impian yang sudah ada dalam benak mereka sejak jauh-jauh hari, di mana seringkali impian itu terbentuk dari pengalaman hidup mereka. Mungkin saja seseorang yang di masa kecilnya tidak mempunyai halaman untuk bermain ingin sekali memiliki rumah dengan halaman yang luas. Di lain pihak, bagi orang yang kebetulan dilahirkan sebagai anak tunggal mungkin saja menginginkan rumah mungil yang asri dan nyaman.

Sabtu, 15 Mei 2010

Cara Benar Beli Property Tanpa Uang

Bapak/ibu, pernahkah anda memikirkan apa yang akan terjadi berapa tahun akan datang pada keluarga anda? Apakah anda semua akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik atau malahan makin terpuruk pada kehidupan yang semakin menyedihkan? Tidakah anda ingin memberikan yang paling baik kepada keluarga anda? Mempersiapkan pendidikan yang terbaik buat anak2 anda? Fasilitas kesehatan yang terbaik? Sandang pangan yang terbaik? Dan yang paling penting adalah tempat tinggal yang terbaik?

Sudahkah anda mempersiapkan itu semua?? Tidakah anda menginginkan sebuah keluarga yang harmonis dimulai dari tempat tinggal yang layak? Mungkin anda sudah berkeinginan, mungkin anda sudah berangan angan tetapi anda tidak pernah tahu bagaimana caranya atau tahu dari mana uangnya? Rumah impian ada, akan tetapi bagaimana anda bisa mendapatkan itu semua dengan kondisi anda sekarang?

Sekarang ada solusinya, sebuah ilmu baru "BELI PROPERTY TANPA UANG", sebuah seminar yang akan mengajarkan CARA BENAR. Anda akan belajar , bagaimana anda mendapatkan rumah impian anda tanpa biaya. Mendapatkan uang tiap bulan dari property yang dibeli tanpa uang? Bagaimana menjual rumah tetapi rumah masih menjadi milik anda? Mendapatkan uang kontan dua kali dari penjualan property anda? Dan yang paling penting adalah bagaimana anda membahagiakan keluarga anda dengan kehidupan yang lebih baik.

Mungkin anda pernah mengikuti seminar sejenis, pernah tahu ada sebuah buku/ajaran yang mengajarkan beli property tanpa uang. Akan tetapi sudahkah anda berhasil? Sudahkan anda berhasil mempraktekan ajaran yang diajarkan? Kalau belum apakah ilmu itu salah atau orangnya tidak bisa mengajar atau ajarannya yang salah??

Kenapa peserta dari seminar sejenis gagal belum punya property sampai hari ini?
Ajarannya salah atau orangnya yang tidak bisa mengajar ?
…..

Karena…sebenarnya ada banyak hal yang belum diungkapkan!

* Sadarkah anda bahwa orang-orang yang telah berhasil membeli property tanpa uang selalu mempunyai "keberuntungan" ? pas…. Kebetulan…. Tepat waktu tempat dan orangnya
* Sudahkah anda mengetahui yang selalu mendapat "cash back" beli property tanpa uang selalu berasal dari orang yang sudah "kaya" sebelumnya?
* Hanya berhasil karena Syarat dan ketentuan berlaku ?
* Berapa banding berapa yang berhasil? 100 : 1? 500 : 3?
* Kenapa yang berhasil jumlahnya sedikit ?
* Tahukah anda bahwa bermain property bisa membuat anda jatuh miskin dan kehilangan segalanya ?
* Mengertikah anda bahwa anda banyak kondisi yang harus anda penuhi supaya beli tanpa uang bisa berhasil?
* Sadarkah anda hutang bank tidak semudah membalikan tangan?
* Sudahkah anda mengerti semua property yang bisa buat praktek tersebut ternyata property-property dengan kondisi tertentu?
* Bahkan strategic media spot adalah TIDAK MASUK AKAL!!!
* Mengertikah anda kalau sudah banyak user iklan sudah memiliki media spot mereka sendiri?
* Apakah ada orang yang mau mengiklankan produk mereka tetapi disuruh dibayar didepan 5th tanpa melihat konstruksi papan iklannya belum terpasang ???
* Sadarkah anda bahwa matematika rented pool tidak akan pernah bisa anda praktekan ??
* Tahukah anda bahwa KPR bukanlah satu-satunya kredit kepemilikan rumah?

Akan tetapi….

* Sudahkah anda mengerti bahwa orang kaya selalu memiliki banyak property?
* Bahkan banyak orang kaya berasal dari pemain property?
* Property adalah Satu-satunya barang yang tidak mungkin hilang dan dirampok?
* Tahukah anda nilai property akan naik dari tahun ke tahun?
* Harta yang bisa anda wariskan ke anak cucu anda dengan nilai yang semakin berlipat?
* Anda bayar angsuran property senilai semangkok bakso 10tahun lagi yang akan datang
* Dari property anda akan memiliki passive income ?
* Beli property tetapi dibayari oleh yang sang penyewa?
* Beli property malah dapat uang ? Bahkan bisa dua kali ?
* Jual property tetapi property masih bisa menjadi milik anda ?
* Anda bisa memiliki property tanpa modal !!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...